Posted by : Kyoka Ariyoshi Rabu, 24 November 2010

“HAH?” Yume Kaget sebenarnya apa yang terjadi di dunia ini kenapa semuanya jadi kayak gini?
“Sudah lebih baik kau tidur karena ini sudah larut malam aku akan mandi”
“Tunggu...” kata Yume
“Apa?”
“kau kan ingin mandi boleh aku lihat wajah mu?” kata Yume
“Tidak”
“Ayolaaah ^o^” kata Yume agak memaksa
“gak mau”
“ya sudah ,Aku juga mau mandi!”
“Apa?” O///o///O
“Makannya perlihatkan wajah mu”
“Tetap tidak mau”
“Ya sudah kalau kau tetap bersikap seperti itu aku ikut mandi”
“Baiklah”
Saat Ryou membuka Penutup Mulutnya Yume diam dan memerhatikannya terus sampai semuanya terbuka
“....” Yume masih melihat Ryou
“Apa kau tak takut pada ku?” kata Ryou
“Mengapa aku takut pada mu?”
“Di sebelah mataku ini ada tanda Lahir bintang Hitam yang bertanda kalau aku ini Pangeran yang terkejam”
“Oh ya?, hmm menurut ku tanda itu lagi ngetren” kata Yume
“Ngetren?, apa itu?”
“Populer atau terkenal di kalangan ku, apa kau mau main ke Apartemen ku?” kata Yume
“Benarkah?”
“Iya”
Lalu Mereka berdua pergi ke Apartemen Yume sembunyi-sembunyi
=di perjalanan=
“Waah sayap mu indah berwarna Biru mengerlap” kata Yume
“apa yang kau maksud mengerlap?, ini hanya Biru langit”
“Iya aku au tapi karena cahaya bIntang jadi mengerlap”
“Oowh, tapi bukan kah kau Putri Awan Putih?, kenapa kau tak memiliki Sayap?” tanya Ryou
“Heh?, Iya aku katanya sih Putri Awan Putih tapi iya itu aku juga tak tau aku punya sayap atau tidak?”
“Mengapa?”
“Aku juga tak tau tiba-tiba aku bertemu dengan Ren, katanya dia pangeran Awan Hitam, lalu di culik oleh Sakai Pangeran awan Merah, lalu tiba-tiba saat Sakai dan Ren akan bertarung aku bangun dan berada di kamar mu”
“jadi bukan kau yang ke Kerajaan ku sendiri?”
“Aku tak tau jalan apa lagi aku tak punya sayap bagaimana sih kau ini”
“Sial Mengapa Ayah ku masih ikut campur apa mau ku” kata Ryou
“Memang ini sebenarnya ada apa?, aku tak mengerti?”
“Sudah nanti saja menjelaskannya apakah di Negri yang bernama Apartemen itu kau menjadi Ratu di sana?”
“==a Aduh bukan sih cuman Apartemen itu semacam Kamar yang kecil dan biasa banyak orang menempatinya” jelas Yume
“Oh begitu”
-Sesampainya di Apartemen-
“Huuft baiklah aku akan Mandi dulu”
“Aku juga mau mandi” kata Ryou
“Iya kau mandi di perendaman saja aku mandi di shower” kata Yume
“Baiklah di mana?”
“Sini aku siapkan dulu air panasnya lalu kau berendam dan ganti baju di kamar mandi ini ya, aku beda kamar mandi, kau mengerti kan?”
“=3= kamar mandinya kecil sekali” kata Ryou
“==* Haah kau ini tinggal berendam beberapa menit untuk mandi saja tuh bawel” Kata Yume ngomel
“I.iya iya”

-Beberapa Menit Kemudian-
Tok tok tok
“Ryou kau sudah mandi?”
“Iya sebentar lagi”
“...........................................................” Setelah menunggu lama Yume gelisah dan takut terjadi apa-apa sama Ryou
“RYOU!!” Panggil Yume
“Iyaa sebentar”
“Cepat, apa kau tak mau melihat gaya orang-orang di departemen store lain?” kata Yume
“........” Ryou diam saja
“Ryou?...”
Lalu Yume mulai panik apa yang terjadi dengan Ryou
Lalu Yume mencari kunci cadangan lalu cepat-cepat membuka pintu kamar mandi
BRAAK
“....” Yume diam melihat ke arah Ryou yang masih berrendam
“>///o///< A.a.apa yang kau lakukan?” “Mpphh....” Yume menahan tawa “Ahahahahahahahaha aha aahahahahahaha....” Dan tertawa terbahak-bahak melihat Ryou yang mainan Gelembung dan menupahkan sabun ke bak Rendam “D.di.diaam >////<”
“I..iyaa hahaha iya iya lagian kamu pantes lama, di kira kenapa-kenapa”
“Aku tak tau cairan apa yang aku tumpah kan ku kira ini cairan beracun atau apa tapi tiba-tiba gelembung tambah banyak”
“iya iya ya sudah pakai baju ini, ini tadi baru ku beli, dan..? ==|||”
“Dan apa?”
“Lepaskan penutup mulut mu itu d ternyata walaupun mandi di buka ==||| sudah mendingan di copot saja, dunia ku damai kok tak ada peperangan mungkin ada juga perkelahian karena perempuan atau apa”
“Oh, baiklah, dan tolong bisakah kau keluar?”
“Oh iya hehehe maaf”

-Beberapa Menit Kemudian-
“Hah lama sekali” kata Yume sambil memencet mencet Remote TV nya
“Ayo pergi”
*Glek* “Waw?” Yume menengok ke arah Ryou dan melihat Ryou begitu keren mengenakan Shal yang menutupi wajahnya
“Ehem Sudah ayo” kata Ryou menarik Tangan Yume
“E.i.iyaa”
“Mau kemana kita?” kata tanya Ryou
“aku membelikan Shal itu bukan untuk menutupi wajah mu, tapi untuk menutupi leher mu, dan biarkan tanda mu terlihat seperti itu menurut ku kereen” kata Yume sambil membenarkan Shal yang di pakai Ryou
“Sudah begini kan lebih cocok!, Ayo ikut aku ke Tempat makan yang biasa anak-anak Rock makan” kata Yume
“ROCK?”
“Itu adalah pemain alat musik yang menurut para remaja keren”
“Oh begitu ya?”
“Ayo Pergi”
“Pergi kemana lagi?”
Lalu Yume tak mengatakan apa-apa ia hanyamenarik tangan Ryou
“o////o” Ryou hanya bisa diam dan wajahnya memerah
“Lihat kan?, banyak yang wajahnya di oret=oret tuh ^^” kata Yume
“.....” Ryou hanya abisa diam memandangi satu persatu orang-orang di hadapannya
“Waah sudah larut malam” kata Yume melihat jam tangannya yang menunjukan pukul 11 malam
“Ya sudah ayo kita pulang”
Lalu Yume dan Ryou pulang sebelum pulang tak kentinggalan kebiasaan Yume yang membeli Ice Cream dulu
“Hmm Ice Creamnya enak sekali ^^”
“Makanan apa ini?, rasanya bersensasi” kata Ryou
“Ini Ice Cream semua orang menyukainya.. ya tidak semua orang sih tapi, ya begitulah” kata Yume sambil menjilat-jilat Ice Creamnya
“Menunduk” tiba-tiba Ryou mengaggetkan Yume yang hendak memakan Ice Creamnya dan Ryou tak tau bahwa Wajah Yume di penuhi Ice Cream
“Hey Ryou...hhhhh” Yume ingin mengomeli Ryou tapi Ryou sedang menatap ke arah Langit malam yang di sana seperti terlihat dua orang yang sedang bertempur
Srank srank srank...
Yume hanya melihat dan memerhatikan dengan teliti lalu berkata
“Ren?”

Bersambung~

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Kyoka Ariyoshi - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -